This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 06 Juni 2014

10 Antivirus terbaik 2014

  1. Bitdefender Antivirus Plus.
    Antivirus yang satu ini sudah berkali-kali berada di posisi satu. Menurut toptenreviews  urusan perlindungan Bitdefender Plus ini mendapat score mencapai 100%.
  2. Kaspersky AntiVirus 
    Antivirus juga dikenal handal dan mudah sekali di jumpai di Indonesia. Saat ini Kaspersky sedang gencar berpromosi dengan berbagai media. Menurut toptenreviews perlindungan Kaspersky antivirus ini mendapatkan score hingga 92%.
  3. Norton Antivirus Pro 
    Norton antivirus memiliki banyak pengguna dan kinerja yang cukup stabil. Menurut situs toptenreview Dari segi perlindungan antivirus mendapat nilai 92%.
  4. F-Secure Antivirus 
    Antivirus yang satu ini bisa dikatakan pemain baru. Namun jangan salah segi perlindungan menurut toptenreviews mendapat score mencapai 100%. Namun kurang di faktor penilaian lainya.
  5. G Data AntiVirus 
    Antivirus yang satu ini mungkin sedikit asing bagi pengguna di Indonesia. Namun antivirus ini mendapat secor perlindungan yang cukup tinggi yaitu 100%. tetapi kurang di penilaian lainya.
  6. BullGuard Antivirus 2
    Antivirus ini munking juga masih asing di telinga pengguna tanah air. namun bisa juga dijadikan pertimbangan. Bullguard mendapatkan score perlindungan 83%. 
  7. AVG Antivirus 
    Sebagai pemain lama di dunia perlindungan keamanan komputer, antivirus AVG sangat populer sampai sekarang. Akan tetapi penilaian perlindungan AVG hanya mengantongi score sebesar  83%.
  8. Avast! Pro 
    Avas memiliki pengguna yang tidak sedikit. Namun dari segi perlindungan avast mendapat secore yang imbang dengan avg yaitu 83%.
  9. Avira Antivirus Premium 
    Avira sama halnya dengan AVG yang merupakan pemain lama dan sudah sangat populer di kalangan pengguna komputer. namun sayangnya Avira hanya mendapat secore perlindungan sebesar 67%.
  10. ESET NOD32 
    Eset Node32 memiliki cukup banyak pengguna, Antivirus ini juga dikenal cukup ringan tidak memberatkan sistem. Namun secore perlindunganya sekitar 58%. 

Microsoft akan luncurkan Windows 9

“Kegagalan” Windows 8 dalam penjualan di pasar “software” dijawab dengan tuntas oleh “microsoft,” raksasa perangkat lunak milik Bill Gates dengan menyiapkan peluncuran Windows 9 dalam tahun ini juga.
Meski baru saja meluncurkan sistem operasi Windows 8, Microsoft akan member sesuatu yang lebih baru bagi masyarakat di bulan September mendatang dengan Windows Blue.
Ini kejutan terbaru dari Microsoft, yang dalam laman situsnya, mengindikasikan kehadiran Windows 9 yang sedang dikembangkan.
Minggu ini, perusahaan yang berbasis di Redmond itu secara resmi menginformasikan bahwa dukungan terhadap Windows Phone 8 akan dihentikan pada Juli 2014. Kabar penghentian tersebut menjadi sebuah indikasi, bahwa Windows 9 akan segera meluncur tak lama setelah pensiunnya Windows Phone 8.
Berdasarkan data dari Insider, perusahaan ini masih belum mau membeberkan informasi terkait Windows 9, namun beberapa situs lowongan pekerjaan menunjukkan adanya keterkaitan dengan sistem operasi terbaru milik Windows tersebut.
Salah satu contohnya adalah, “Microsoft sedang mencari insinyur penguji perangkat lunak untuk Tim Layanan Penguji Windows Phone”.
Sperti dilansir dari Softpedia, Senin, 10 Februari 2014, Microsoft sudah menguji sistem operasi Windows 9 mereka pada perangkat Nokia, HTC, dan Qualcomm.
Meski kabar mengenai sistem operasi Windows 9 masih menjadi sebuah teka-teki, terdapat banyak bukti yang menguatkan bahwa sistem operasi ini hadir setidaknya di akhir 2014
Produk software keluaran Microsoft ini banyak menuai kritikan dari para pengguna. Sebagian besar mengeluhkan soal fitur tombol Start yang dihilangkan, tidak seperti OS Windows versi sebelumnya.
Mencoba mengakomodir keinginan para pengguna setianya, Microsoft meluncurkan versi Windows 8.1 yang merupakan update untuk mengembalikan kembali tombol Start. Di Windows 8.1, perusahaan juga menyematkan banyak fitur pada OS yang tersedia untuk konsumen.
Meskipun telah muncul Windows 8.1, keluhan tidak berhenti sampai di situ. Pengguna kabarnya masih merasa kurang nyaman oleh karena Windows 8.1 tidak mengatasi seluruh kekurangan pada Windows 8, seperti buruknya tingkat integrasi antara aplikasi bergaya Metro dan antarmuka desktop.
Product-reviews, hari Senin 10 Februari 2014 melaporkan, apakah Anda sudah siap menyambut tanggal rilis Windows 9?
Windows 8 masih menjadi sistem operasi baru di mata sebagian besar konsumen. Rumor kehadiran Windows 9 mulai mencuat beberapa waktu belakangan ini.
Kemungkinan, sebelum Windows 9 mulai diperkenalkan, perusahaan asal Redmond ini terlebih dahulu mengumumkan kemunculan Windows 8.2. Publik tentu mengharapkan, Windows 9 yang memiliki kode nama ‘Threshold’ akan menampung banyak fitur, perbaikan maupun peningkatan dari Windows 8.
Microsoft belum mengungkap secara resmi mengenai Windows 9 dan kapan OS anyar ini bakal diluncurkan. Belum ada bukti pasti Windows 9 akan dapat dicicipi pada 2014. Rumor yang beredar menyebut OS terbaru ini akan diumumkan pada April 2015.
Publik masih akan terus dibombardir dengan informasi rumor sampai Microsoft mengungkap resmi OS terbaru buatannya. Pada April tahun ini, perusahaan yang didirikan Bill Gates ini diharapkan akan menjelaskan seputar Windows 9 pada event Microsoft Build 2014.
Sebagian besar pengguna berharap Windows 9 akan menawarkan fitur yang lebih oke ketimbang Windows 8. Website Eastlink mengungkap, rilisnya Windows 9 di 2015, berarti Windows 8 telah tersedia untuk hampir tiga tahun sejak 26 Oktober 2012.
Apakah Windows 8 akan mulai ditinggalkan tahun depan? Eastlink mengungkap, kemungkinan konsumen akan pergi untuk mencari perangkat tablet atau PC dengan OS yang lebih baru.
Dibutuhkan kerja keras bagi Microsoft untuk mendapatkan minat pengguna yang mengadopsi Windows 8. Paul Thurott, penulis Winsupersite yang memperhatikan OS Microsoft mengungkapkan, upgrade Windows 8.1 yang gratis dengan banyak fitur peningkatan digunakan oleh sekira 25 juta pengguna PC.
Windows 9 harus mampu menciduk lebih banyak pengguna dibandingkan Windows 8.1. OS Windows terbaru ini juga diharapkan mampu menghapus semua kekecewaan pengguna, yang mengeluhkan buruknya pengalaman penggunaan Windows 8.
Paul percaya bahwa Windows 9 akan memberikan perubahan besar, memperbaiki dan menyempurnakan tampilan antarmuka yang modern. Selain itu, Microsoft juga diharapkan akan menyediakan versi Windows baru untuk konsumen dan enterprise.
Microsoft sesungguhnya tidak mengharapkan Windows 8 akan bernasib serupa dengan Windows Vista. Bulan lalu, seperti dilaporkan BGR, beredar informasi bahwa karyawan Microsoft menyebut Windows 8 sebagai ‘Vista baru’.
Menurut Paul, karyawan Microsoft menyebut demikian, sebagai pengakuan karena OS Windows 8 belum mampu mencapai tujuan perusahaan untuk menyalakan kembali minat pada PC. Diperlukan beberapa perubahan serius.

Canon EOS 70D resmi dirilis, hadirkan 19 titik AF dan Wi-Fi


Hari ini Canon resmi merilis kehadiran EOS 70D, kamera penerus EOS 60D yang mengisi segmen kamera DSLR kelas menengah. Kehadiran kamera ini menjawab rasa penasaran banyak pihak, apalagi banyak beredar rumor kalau EOS 70D akan hadir di awal tahun 2013, namun kenyataannya dia diumumkan di tengah tahun ini. Beberapa peningkatan fitur pasti dilakukan oleh Canon untuk membawa kamera ‘dua digit’ ini jadi andalan penjualan mereka ditengah lesunya pasar kamera (berkat serbuan kamera mirrorlessdan kamera ponsel cerdas). Seakan jadi tren di era nirkabel ini, EOS 70D sudah dibekali fitur Wi-Fi tanpa menambah aksesori apapun.

Tinjauan fisik
Tampak depan :

Dari depan nampak hampir sama dengan kamera pendahulunya, baik dari ukuran dan desain secara umum. Bodi kamera EOS 70D mayoritas berbahan plastik yang kokoh, dan sudah didesain untuk tahan cuaca (air hujan dan debu). Di gambar diatas, tampak lensa yang dipasang adalah lensa baru (pertama diperkenalkan di EOS 700D) yaitu EF-S 18-55mm IS STM.
Tampak belakang :


Dari belakang juga relatif sama, dengan layar LCD lipat dan tata letak tombol yang mirip (sedikit bertukar posisi adalah tombol INFO dan Delete). Seperti kamera 60D, sebagai kendali setting kamera di belakang ada roda putar, dan tetap tidak disediakan joystick. Kini untuk mengunci tombol 8 arah dan roda belakang disediakan tuas fisik bertuliskan Lock yang lebih mudah dioperasikan. Untuk live-view ada tuas mode still atau movie dan

ditengahnya ada tombol Start/Stop untuk mulai dan menghentikan rekaman video. Sepintas tata letak tombol-tombol ini mengingatkan kami pada EOS 6D.
Fitur utama :
§  sensor CMOS 20,2 MP dengan tenaga Digic 5+
§  dual pixel CMOS AF (pertama di dunia, untuk AF saat live-view dan video dengan deteksi fasa)
§  7 fps, 19 titik AF yang semuanya cross type
§  ISO normal dari ISO 100 hingga ISO 12800
Dibanding dengan EOS 60D, kami senang akhirnya Canon memberi modul titik fokus yang setara dengan EOS 7D, suatu hal yang wajar karena modul AF di EOS 60D sudah diwariskan ke generasi dibawahnya yaitu EOS 650D. Selain itu, keluhan atas lambatnya auto fokus saat live-view (dan fokus kontinu saat merekam video) dijawab oleh Canon dengan memberi fitur dual pixel CMOS AF yang menyempurnakan metoda deteksi fasa pada sensor (pertama diterapkan di EOS 650D). Bedanya disini setiap piksel pada sensornya dibagi menjadi dua photo-dioda yang berbeda. Membagi dua photo-dioda untuk tiap piksel memungkinkan deteksi fasa yang lebih akurat dan lebih cepat, walaupun tidak memakai lensa khusus tipe STM. Area kerjanya meliputi 80% dari tengah sensor, sangat lumayan mengingat kebanyakan obyek yang ingin difokus kan berada lebih di tengah.
Pendapat awal dari DPreview mengenai dual pixel AF ini :
Canon’s approach of splitting every single pixel on the sensor into two separately readable photosites promises, in theory at least, to overcome the biggest problems that have afflicted on-chip phase detection systems to date. We’re certainly excited by what it claims to offer in principle - the ability to work across a large area of the frame, at apertures down to F11, and in low light is a pretty compelling combination. Throw in such goodies as face detection and tracking, and focus point selection by touch, and on paper the EOS 70D looks like it could offer the best live view autofocus of any camera on the market, bar none.
Selain ‘mencomot’ fitur modul AF dari EOS 7D, kamera EOS 70D baru ini juga dibekali kemudahan layar sentuh ala EOS 650D dan fitur WiFi dari EOS 6D. Berikut adalah spesifikasi dasar dari EOS 70D :
§  7 fps shutter up to 1/8000 s
§  AF 19 titik semuanya cross tye, sensitif hingga -0.5 EV
§  63-zone iFCL metering
§  ada fitur ‘Silent’ shutter mode
§  HD 1080p30 video, stereo dan ada external mic
§  cakupan viewfinder 98%, perbesaran 0.95x
§  layar LCD lipat dan sentuh, kerapatan 1 juta titik, ukuran 3 inci, rasio 3:2
§  satu slot SD/SDHC/SDXC
§  Built-in Wi-Fi
§  Single-axis electronic level
§  Built-in flash yang bisa menjadi pengendali remote flash
§  ada fitur AF microadjustment (hingga 40 lensa)
§  High Dynamic Range (JPEG-only)
§  ‘Creative Filter’ yang bisa dipreview sebelum diambil fotonya (dalam mode live-view)
Mengenai fitur Wi-Fi yang sudah jadi tren, sebetulnya banyak hal yang bisa dilakukan dengan fitur ini seperti
§  transfer foto antar kamera Canon
§  terhubung ke smartphone atau tablet (via EOS Remote)
§  sebagai remote control dari PC (via EOS Utility)
§  mencetak dari printer yang ‘Wi-Fi-enabled’
§  Upload ke layanan web (misal Canon iMage Gateway)
§  melihat foto lewat TV yang ada fitur  DLNA
dari semua hal yang bisa dilakukan dengan fitur Wi-Fi pada kamera, yang membuat kami paling antusias adalah koneksi dari kamera ke ponsel cerdas. Karena saat kamera sudah dihubungkan ke ponsel atau tablet, banyak hal yang bisa dikendalikan dari ponsel seperti menjadi kendali remote shutter, live-view dari ponsel, bisa memilih titik fokus di layar ponsel, mengatur shutter/apreture/ISO, Ev, melihat isi foto di kartu memori dan menyalin isinya ke ponsel. Semua dilakukan tanpa kabel, dalam jarak yang lumayan jauh (kami pernah mengujinya hingga jarak 20 meter tanpa masalah). Ingat untuk bisa terhubung dengan ponsel, proses mesti diawali dengan menginstal aplikasi EOS Remote sesuai jenis OS perangkat. Kami pernah coba menginstal yang versi Android tapi belum pernah coba untuk yang memakai Apple atau WP, mestinya sih sama saja.
Kesimpulannya, fitur baru di EOS 70D terbagi dalam dua hal, yaitu untuk mereka yang terbiasa dengan gaya memotret tradisional akan dimanja dengan 19 titik AF di kamera ini. Untuk yang suka memotret dengan gaya live-view atau merekam video akan dimanja dengan dual pixel AF yang cepat dan bisa fokus kontinu (tracking obyek). Bonusnya adalah fitur Wi-Fi yang mungkin tidak setiap orang membutuhkan, tapi bagi sebagian lain fitur Wi-Fi ini bisa jadi sangat membantu pekerjaannya.


Kamera EOS 70D akan dijual dalam beberapa opsi paket seperti paket lensa kit EF-S 18-55mm IS STM (12 juta), lensa kit EF-S 18-135mm IS STM (14 juta) atau bodi saja/tanpa lensa (10 juta). Seperti biasa, ketersediaan barang apalagi di Indonesia paling cepat 2 bulan setelah pengumuman ini. Sebagai info, harga EOS 60D yang sudah semakin murah bisa jadi sudah stabil di kisaran 7 juta untuk bodinya saja, menarik buat yang perlu kamera DSLR kelas menengah dengan harga terjangkau.